LEARN... to be better!!!
Hope
Labels
- #adinda #rindu #ldr #kangen (1)
- #cerpen #ldr #kisahkasih (1)
- creator (1)
- newbie (1)
- semangat baru (1)
- writer (1)
Kamis, 06 Mei 2021
katekisasi pernikahan
29 years 2 months 18 days, 10,670 days ; terkadang malu
tiba tanggal 6 yang benar sesuai reminder dalam kalender hp berbunyi setelah benar di setting dengan tanggal yang tepat kelahiran adek kemarin. masih sama pagi hari tidak lupa mengucapkan doa dan ucapan syukur bertambahnya usia serta memposting dalam keluarga group whatsapp agar supaya keluarga lain juga turut ingat dan bersuka karena 1 keluarga lain sedang berbahagia. tanggapan keluarga ada yang memberikan ucapan selamat dan memberikan doa yang terbaik untuknya, meskipun tidak semua sepertinya. ada yang memang tidak pernah aktif mengucapkan, ada tipikal keluarga yang cuma rajin membaca, ada yang juga mengomentari. hal yang wajar saja, tapi setidaknya saling mengingatkan dan merujuk suatu hubungan silaturahmi meskipun jauh terpisah jarak dan waktu tetapi bisa terhubung meskipun hanya sekedar ucapan teks via chat group whatsapp.
dalam malam begadang tanggal 4 kemarin tidak hanya membuat video timeline yang aku kerjakan untuk sedikit hadiah kecil yang bisa aku lakukan untuknya, ada 1 gambar karikatur yang aku buat melalui photoshop. meskipun menyadari itu tidaklah terlalu grafis kekinian tapi cukup lumayan lama dan susah dalam memadu madankan antar setiap gambar serta editingnya. syukur, jadilah 1 gambar dengan maksud tertentu didalamnya. mengetahui adek perempuan ini adalah seorang mahasiswi universitas kenamaan warga jawa tengah, semarang tepatnya. aku pilih sosok karikatur wisudawati yang akan menjadi plot point of view dari segala arah. kenapa wisudawati? tentu saja doa seorang kakak untuk adiknya cepat dan lekas menyelesaikan jenjang pendidikan S1 program studi pilihannya dulu. sekarang semester 8 baginya menempuh pendidikan ini, rata-rata jenjang pendidikan ini adalah semester terakhir untuk dilewati sebelum benar dinyatakan lulus. gambar berikutnya adalah backgroup matahari bersinar, bukannya tanpa arti kenapa memilih gambar tersebut. kakaknya ini berharap dia akan mengawali seperti matahari yang baru mau merekah dan siap menyinari seluruh dunia dengan terang dan fungsinya serta memberikan kehidupan bagi semua yang menerima sinarnya, thats it. gambar berikutnya dalam karikatur adalah pemandangan dalam peternakan, yangmana terdapat kandang ternak beserta ayam, kambing dan sapi. kenapa gambar itu? ya jelas korelasi dari bidang disiplin ilmu yang sedang adekku pelajari, yakni sarjana peternakan. meskipun sudah semester 8, kakaknya ini tahu ko bahwa sebenarnya bukan passion dia menggeluti pendidikan sarjana ini. karena sedari awal, pertengahan kuliah sudah sering bilang tidak passionnya. tetapi aku cukup syalut buat adikku ini, meskipun tidak suka tetapi tetap mau menyelesaikan sampai akhir karena dia tahu, dia disekolahkan masuk pendidikan makan biaya, memakan waktu sehingga dia tetap kuliah sampai dengan semester sekarang. dan juga kakaknya tahu ko dalam kemauannya juga kurang chick dalam peternakan, interestnya kurang dan tidak ada tanda semangat untuk mendalaminya, tapi whateverlah yang penting kakaknya tahu pendidikan bukanlah semata yang akan membuatnya sukses, tetapi dari link, lingkungan dan teman serta kerabat ketemu serta pengalaman berorganisasi dan memanage waktu serta pikiran selama 8 semesterlah yang membuat dia nanti akan kuat menghadapi dunia yang sebenarnya. dunia pekerjaan dan realitas kehidupan zaman sekarang yang begitu luar biasa rusak dan susahnya mendapatkan kehidupan yang laik. semoga adek bisa membaca tulisan ini suatu saat, kakak tidak pernah menyesal adek tidak niat yang 100% dalam studinya ini, tapi bukan dari peternakan yang kakak harapkan darimu, tetapi kamu yang menjadi kamu sebenarnya dengan masa proses 8 semester hidup menjadi anak kos, tahu memanage waktu buat sekolah, buat keluarga, buat me time dan buat lingkungan. kembali lagi ke karikatur lengkap rasanya gambar tersebut aku buat, sekarang adalah kadonya adalah sebuah bantal dengan motif karikatur tersebut. simple dan tidak yang wah memang tetapi harapannya dapat menjadi pelecut semangat untuk menggapai cita-citamu dek. dan juga bantal ini saran dari kakak iparmu, meskipun dalam memilih dan menentukan diselingi intrik beda pendapat yang biasa keluarga baru memulai kehidupan rumah tangga.
dengan antusias aku pasang di story whatsap tentang ulang tahun timeline video adekku dan juga gambar karikatur buatan tangan sendiri ini. bukan hal kecil, dan mudah saat proses itu semua selain kreatifitas tentu butuh kesabaran dan ketekunan untuk menyatukan jadi sebuah karya yang bisa aku banggakan selain proses buatnya tentu saja isi materinya. apa materinya dalam video timeline, yang aku kasih tagline "jangan lupakan masa ini" yakni foto memorial adikku masa kecil sampai dengan dewasa sekarang. dari wajah yang polos, wajah yang kusem, wajah yang ingusan, wajah yang apa adanya, wajah sd, wajah smp, wajah sma, wajah kuliah dan sampai dengan wajah kebahagiaanya diluar sana. bukan juga tanpa arti kenapa dipasang seperti itu, dengan harapan suatu saat adek tidak lupa dari mana adek berasal. ya dari keluarga sederhana, almarhum ayah sebagai Buruh tani (bukan petani), buruh itu tidak punya tanah garapan miliknya sendiri buruh hanya bekerja sebagai petani menggarap tanah milik orang lain, pinjeman bisa, bagi hasil bisa dll. ya sekedar buruh. dan ibu yang seorang ibu rumah tangga setelah kena PHK kerja di hotel tempat ia bekerja dahulu, 8 sd 9 tahun lalu saat kakaknya baru awal awal kuliah. dan seorang kakak yang menyayangi adeknya dengan foto memeluk saat kecil kepada adiknya. foto itupun disimpan dengan rapi dan bagus di lapto pribadinya sedari dulu. bukan kebetulan foto itu ada. karena memang kakaknya sayang dan peduli dengannya sedari kecil, meskipun dalam berbagai bentu melampiaskan tanda sayangnya, terkadang jaim, terkadang hanya berkata memanggil dengan sebutan "adek" saat menyapa atau memanggilnya, mungkin sepele ya, tapi coba lakukan jika kamu belum pernah melakukan pasti ada sesuatu yang aneh dirasakan. tapi kakaknya coba untuk bisa mengutarakan karena memang sayang. mungkin kakaknya juga galak dan disiplin karena background kepribadiannya dibentuk dan membentuk dengan style demikian (suka dengan disiplin militer). tetapi semua itu ya karena sayang dan ingin adeknya selalu berhati-hati tidak ceroboh. ya, semua itu aku banggakan kepada teman dan link dipergaulanku, kenalanku dan teman kerjaku di story whatsapp. bangga sekali melihat adeknya tumbuh dewasa dengan sempurna dan tidak kurang suatu apapun. tetapi sampai dengan sore, tidak nampak balasan story whatapp dari dirinya tentang apa yang dilakukan kakaknya kepadanya. terus terang kakaknya sampai sering ngecek story di hp nya tetapi tidak ditemukannya berulang-ulang sampai dengan kakaknya menulis ini pun tidak terlihat. tetapi kakaknyapun tahu kalau dia pasang story tetapi dibeda sosial media, yakni instagram. melihat 1 per 1 teman temannya linknya mengucapkan ucapan yang sama dan semua di repost dengan catatan-catatan kecil darinya. ada banyak repostan karena tentu saja pergaulan dan temannya sangatlah banyak di universitas atau teman mainnya. 1 per 1 dilihat dan berharap ada 1 repostan yang dibuat kakaknya dengan video atau karikaturnya tetapi tidak jua ada.
mungkin malu, seperti judul tulisan ini. mungkin saja, dia malu mengakui dan terlahir dan terfoto / terjepret dengan mode yang tidak glamour dan hedon. mungkin saja, dia malu mengakui jurusan peternakan dalam karikatur sarjana karikatur tidaklah membanggakan dan sesuatu aib yang identik dengan kandang dan sesuatu yang bau. mungkin saja, dia malu mengakui keluarganya yang biasa saja. dan mungkin saja, memang tidak niat untuk posting di whatsapp story karena biasa saja. ya semua adalah kemungkinan, kemungkinan bisa benar dan bisa salah. terkadang malu... ya malu..
Rabu, 05 Mei 2021
29 years 2 months 17 days ; 10,669 days : LUPA
tanggal 5 mei 2021 sekarang ini dalam kalender hp ku ada pengingat ulang tahun untuk adik kandungku. maka malam hari tanggal 4 mei, sebagai kakak ingin memberikan surprise membuatkan timeline video untuk dirinya. maka dibuatlah dengan waktu dan tenaga yang ada dengan mencoba sebaik mungkin selain sebagai hadiah dan menguji skill untuk berkreatifitas melalui aplikasi HP selain itu juga tentunya selalu ingin memberikan yang terbaik kepada orang lain. sampai dengan tepat jam 12 malam video yang disusun dari kumpulan foto sedari kecil dan perjalanan dewasanya menginjak usia 22 tahunnya itu akhirnya selesai, back sound yang cocok, transisi antar foto diseting, template dan icon ditambahkan agar meriah, tak lupa ucapan dan pesan tertuang untuk dirinya pun dirangkai. karena sudah jadi video itu diupload di youtube pribadi, sebagai kenangan dan bentuk kebahagiaan juga yang kakaknya rasakan bahwa seorang adik sudah tumbuh menjadi wanita yang dewasa seperti sekarang ini. banyak ucapan syukur dan melihat foto demi foto yang aku pilih untuknya ternyata mengembalikan sedikit memori demi memori masa kecil bersamanya. kadang tidak akur, kadang akur, kadang hangout bareng, kadang cuma sekedar telepon video conference, ya semua terlewati dengan begitu cepat.
waktu menunjukan jam 12 lebih sedikit upload-an video di youtube pun sudah selesai, mulai lah aku share di group keluarga dengan ucapan kebahagiaan juga tentunya. ucapannya berbunyi
"https://youtu.be/BTrZ8c4sa_s
Special to adekku sayangku cintaku @Winda Telp
Happy bday... gusti mberkahi selalu
Waktu menunjukan pukul 24.00 wita.. selisih 1 jam gpp dgn wib 🤣
Segera lulus kuliah
Dpt pkerjaan
Dan mampu membuka usaha
Sehat dan damai sejahtera
Cita dan cinta terwujud
Love you,
Mas"
karena waktu sudah terlalu malam, aku pun bergegas tidur untuk menyiapkan diri bekerja esok paginya. keesokan paginya bukannya tersanjung dengan video tersebut tetapi respon adik yang baru bangun dan melihat group keluarga sudah ada ucapan diapun tertawa dan menulis
"Lah kan tanggal 6 wwkwkwkwkwkwkwk"
ya ampun ternyata lupa kalau ulang tahunnya tanggal 6 bukan 5. bukan lagi kecepatan 1 jam seperti dalam tulisan diatas karena perbedaan waktu yang terjadi antara WIB dan WITA, melainkan kecepatan 1 hari lebih 1 jam. hahahaha its oke, menurutku lebih baik cepat dari pada terlambat, karena antusias ikut kebahagiaan yang dia rasakan dengan pertumbuhan usia
Selasa, 04 Mei 2021
29 years 2 months 16 days, 10,668 days
sesuatu yang terbayang dalam pikiran menjadi buah dan bunga mimpi saat kita sadar dari istirahat kita. entah itu sesuatu yang dipikirkan terlalu dalam seperti hal pekerjaan, hal keluarga, hal pertemanan. sesuatu yang dipikirkan terlalu dalam itu tidak baik, karena apa?
1. belum tentu hal tersebut terjadi, hanya baru menjadi pemikiran saja
2. over thinking membuat cepat lelah
3. menjauhkan dari hubungan yang baik menjadi hubungan yang penuh curiga
4. membuat istirahat menjadi percuma, tidak bisa tidur
5. banyak hal menjadi tidak bisa dikerjakan
6. konsenterasi tidak dapat diperoleh
mengatasi hal ini memang susah susah gampang, menjadikan buah pemikiran panjang dan rumit menjadi simple dan sederhana. terlalu over dan terlalu less itu memang tidak baik sedari awal, sehingga latihlah sedari dini untuk kita membuat pikiran kita tidak penuh dan sesak dengan hal hal yang bersifat sampah seperti itu, tenangkan pikiran agar dapat ketenangan dalam hidup
perlunya konfirmasi dan check and recheck akan membantu overthinking menurun dan terkontrol. tidak berarti menjadi posesif dan selalu mencurigai, hanya sebatas tahu kebenaran dan tahu rules jalan arahnya kemana, indikasi negatif atau positif. kalau sudah tahu arah jalannya positif ya bisa santai dan hilangkan overthinking. jika hasilnya negatif perlu ditanyakan dengan baik dan tentunya instropeksi diri apakah layak dan kekurangan apa yang membuat jadi negatif. mungkin semudah dalam kata, tetapi pr besar jika dilakukan dalam kehidupan nyata. tapi mencobalah dan tanamkan kepercayaan
Senin, 03 Mei 2021
29 years 2 months 15 days 10,667 days : Rumah Tangga
banyak hal yang bisa kita bahas dan kupas mengenai rumah tangga dan keluarga. sebagai keluarga tentunya dimulai dari individu yang saling mengenal dan mengetahui kelebihan dan kekurangan masing masing, begitu juga keluarganya. menjadi 1 keluarga artinya mengikatkan diri untuk melebur ke 1 wadah cetakan yang sama. jika diibaratkan cetakan ukuran 1 liter, sementara individu pertama berukuran 1 liter / lebih dan individu ke dua berukuran 1 liter / kurang. cetakan ini harus dibagi individu dengan seimbang. bisa 0,5 liter atau prosentasi 50% setiap individunya supaya terbentuk cetakan yang pas dan tidak timpang.
keluarga adalah urusan 2 individu yang menjadi 1, 2 keluarga menjadi 1. oleh sebab itu ada baiknya jika sudah menapaki tahap suci ini, pastikan kita hidup ideal. apa itu hidup ideal? hidup berumah tangga dengan kemampuan 2 individu ini tumbuh besar bersama, bukan diikut campuri dengan keluarga masing-masing. ini ideal supaya tidak ada keberpihakan sikap terhadap 1 keluarga dengan keluarga lainnya. sikap mau mengalah untuk memberanikan hidup melabuhkan bahtera rumah tangga ya harus dipilih individu. tidak bisa sikap mendua hati, 1 sisi ingin berlabuh tetapi 1 sisinya ingin tetap tinggal dikenyamanan keluarga ia dibesarkan.
menjadi keluarga harus siap dari sisi mental dan hati. siap mau dikoreksi dan mengkoreksi. disusul dengan harus siap dari sisi emosional dan perencanaan keluarga mau dibawa kemana? bahteranya diarahkan kemana? ke badai pencobaan? ke lautan luas berbahaya? ke tujuan yang diimpikan? tinggal pilih. itu tugas kepala keluarga disana dimainkan. kesepakatan awal memang perlu dan dibentuk dari setiap perbedaan, bukan dari kecocokan yang ada. melihat dari sudut ini yang susah diterima masyarakat luas saat ini, menganggap hal tabuh dan melawan arus pemikiran orang umum. tapi itu lah realitas yang ada dalam mengarungi hidup rumah tangga. tidak semuanya itu yang cocok yang kita pakai patokan sudah siap berumah tangga, lihat banyak faktor lainnya termasuk ketidak cocokan itu sendiri. sudah mantapkan pilihanmu? sudah benarkah yang kamu pilih? jika itu sudah terlanjur dan sudah berlayar dilautan kehidupan bagaimana? jawabannya ya simple, jalani dengan penuh tanggung jawab karena itu pilihanmu awal dulu bukan orang lain yang menentukan.
kesiapan lainnya sebuah rumah tangga adalah segi financial, apakah sudah diperhitungkan bagaimana kelak akan membiayai operasional bahtera saat mulai berlayar dan meninggalkan dermaganya di resepsi pernikah itu. perencanaan matang dengan keluarga membawa logistik apa saja untuk mencukupi perjalanan bahtera itu. apakah sudah disiapkan peralatan keselamatannya? peralatan perbaikannya jika menghadapi kerusakan mesin dan kerusakan lainnya? apakah sudah cukup persediaan makanan untuk crew dalam bahtera tersebut? apakah ada peralatan persenjataan yang memadai untuk mengamankan bahtera dari serangan penyusup / bajak laut / perompak / kapal asing? ibaratnya seperti itu sebuah keluarga tidak asal jalan dan melayar.
dalam sisi berlayar dan menjalani sebagai keluarga kecil harus siap untuk berpisah dengan dermaganya yakni keluarga. bukan untuk menjauhkan dengan keluarga secara harfiah, tetapi tanggung jawab dan respon individu sekarang harus diurus oleh 2 individu tersebut masing-masing. setiap individu memiliki hak dan kewajibannya yang setara, tidak ada yang dominan seharusnya, itu yang sehat. saat sedang diterpa badai masalah pun selesaikan berdua bukannya sedikit sedikit kembali ke dermaga lagi. keluarga boleh dijadikan bahan masukan / mencari opini dari segi pandang mereka, tetapi juga tidak 1 keluarga saja, tetapi kedua keluarga. ada hal yang baik yang pernah saya dapatkan saat bekerja merantau, salah satu seorang atasan pernah berinteraksi saat menjalankan tugas penegakan disiplin, disana atasan tersebut menyebutkan "APA YANG KITA DENGAR DARI ORANG LAIN ADALAH OPINI, APA YANG KITA LIHAT ADALAH SEBUAH PERSPEKTIF SUDUT PANDANG, DAN KEBENARAN SEJATINYA YANG TAHU ADALAH INDIVIDU TERSEBUT DENGAN SANG PENCIPTA" jadi dari pelajaran ini, apa masalah kita tidak juga selalu dikonsultasikan dengan keluarga, karena juga tidak baik seakan tidak sanggup menghadapi masalah demi masalah yang terjadi. lain sisi pendapat keluarga tidak selalu benar dan paling tepat untuk solusinya, sehingga perlu diingat kembali awal mula membuat bahtera dan memperjuangkannya sampai tahap sudah melabuh ditengah samudera kehidupan
ada baiknya menghidupi sebuah keluarga kecil dengan bahtera yang sangat sederhana sudah dibina dengan rasa kepercayaan antar 1 individu ke individu lainnya dan tidak menyembunyikan sesuatu. kebiasaan ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga itu boleh, tetapi yang namanya mengarungi samudera kehidupan bekal bekal juga diperhatikan untuk kemampuan kapal kedepan, tidak boleh memprioritaskan keluarga masing-masing selain keselamatan bahternya sendiri. menurut penuturan senior yang telah berhasil menangani dan berpengalaman makan asinnya samudera kehidupan membilang "KELUARGA KECILMU YANG KAMU PRIORITASKAN, MAU MEMBERI KE KELUARGA HARUS DIBICARAKAN DULU 2 INDIVIDU, MAU NGASIH BERAPA? BUKAN SEPIHAK ATAU MALAH MAIN SEMBUNYI-SEMBUNYI DARI BELAKANG". ada benarnya dan merupakan kejujuran dalam hidup berumah tangga. kalau ada keinginan tidak harus langsung dipaksakan dipenuhi dan berupaya karena mampu menghasilkan financial sendiri terus bilang "Aturen dewe wae kabeh, Wes gajimu atur dewe, Gajiku tak atur e dewe". kata kata yang muncul dari mulut timbul dari dalam hati, dan dari hati tercermin lah pribadi siapa individu itu sebenarnya, apakah memang sayang-mengasihi atau hanya sebatas rasa nyaman karena fasilitas yang diterima. semoga tidak seperti itu terjadi dalam hidup kita, tetapi point penting yang ingin penulis sampaikan, tetap rendah hati dan berusaha mengalah untuk menyelamatkan bahtera rumah tangga mu.
Minggu, 02 Mei 2021
Pergulatan batin
kontradiksi, prokontra, protagonis dan antagonis, ya dan tidak adalah sebagian hal yang menunjukan sebuah perbedaan. sesuatu perbandingan yang tidak akan ketemu. apakah kamu pernah mengalami? mustahil jika tidak mengalami. jangan menyangkal, itulah kreasi alam sang pencipta kita. bagaimana rasa itu muncul?
semakin kesini, rasa pergulatan batin, pemikiran dan tindakan bisa selalu terjadi kapan saja disituasi apa saja. rasa ini menjepit dan menyesakan dada dan hati. pilihan mana yang akan kita jalani. pertimbangan selalu membuntuti dari setiap pergulatan batin ini. dalam hati berkata A tetapi tindakan bertindak B tidak match (klop / sesuai). setiap individu menemukan cara untuk mengatasi pergulatan batin / ketidak sinkronan ini, ada yang memilih kata hatinya, ada yang memilih pemikirannya, ada yang mengkombinasikan keduanya. susah bagi kita membiasakan menjalani apa yang kita ingini dalam hati karena pemikiran kita dan rasa tenggang rasa terhadap orang lain, takutnya apa yang kita pilih tidak pas untuk orang lain. oleh karena hal inilah mahluk dibumi ini, ras manusia adalah mahluk yang paling komplesk adanya. dari sisi emosi kejiwaan, pemahaman dan pengeksekusian bisa saja terjadi salah paham dan tidak nyambung. dengan mengetahui bahwa kita ini memiliki keinginan dasar masing masing untuk mengembangkannya menjadi harapan dan cita cita diri, seharusnya kita bisa mulai belajar mengutarakan lewat mulut sesuatu yang benar dari dalam diri (dalam hati / dalam batin) sehingga keluar menjadi tindakan dan pemikiran orang melihat sesuatu yang ingin kita sampaikan (point pentingnya).
tidak untuk menjadikan keinginan hati kita yang paling benar / bisa diterima tetapi dengan mengatakan dan bertindak dengan selaras yang kita ingini akan mengurangi beban hidup yang akan kita jalani. tidak akan merasakan perasaan menipu diri sendiri dan penyesalan. sikap jujur dan berterus terang ini harus diimbangi bagi pendengar atau lingkungan sekitar yang merasakan hasil dari keinginan kita. apa maksdunya? ya jujur itu susah susah mudah, tetapi point berikutnya tidak berhenti menjadi seorang yang jujur, tetapi bagaimana kesiapan circumtance kita / lingkungan kita. mampu menerima / sanggup memahi dan membantunya atau justru kebalikannya, tidak siap.
lakukan sesuatu yang diingin dengan hati diselaraskan dengan perkataan dan perbuatan serta pemikiran yang positif niscaya kita hidup lebih bersih.
29 years 2 months 13 days or 10,665 days
tidak dipungkiri harapan dan cita-cita akan selalu membawa kita ke realitas yang terus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. setiap individu manusia tentu memiliki beragam angan, harapan dan cita-cita tentunya, termasuk saya. mengutip teorinya maslow teori hierarki kebutuhan, jadi manusia itu bakal mencari dan mendapatkan kebutuhannya. kebutuhan dasar di teorinya itu rasa aman, rasa kasih sayang. Kalo tidak butuh ya berarti tidak bakal tumbuh. Intinya diawali dari diri kita sendiri. nah, bagaimana kita sekarang mendapat rasa aman? bagaimana kita mendapat rasa kasih sayang? ya bermula dari mana kita berasal, yakni keluarga kita masing-masing.
kenapa dengan keluarga, dari keluarga semua kekuatan, pengetahuan, karakter dan individu kita dibentuk. dengan melihat orang tua kita sehari-hari, dari cara berucap dan bersikap bisa kita tiru dengan sadar atau tidaknya. dari kasih sayang yang diberikan dan perhatian yang dicurahkan kepada kita baik kita rasakan atau tidak. dari didikan yang bersifat dasar, motorik awal, pendidikan formal, pendidikan non formal, pengenalan warna dan kata serta huruf. ya keluarga inilah yang membentuk kita sekarang ini. bagaimana orang tuamu? bagaimana kakakmu? bagaimana adikmu? bagaimana saudara saudarimu yang tinggal seatap denganmu? tanpa kita sadari ternyata kita terbentuk mula-mula dari meraka, tetapi semakin dewasa kita akan bertumbuh dan berkembang dengan faktor yang lebih kompleks lagi.
faktor komplek yang mempengaruhi kita saat dewasa ialah, lingkungan tempat tinggal kita, budaya yang diturunkan nenek kakek moyang kita dulu, sistem pendidikan kita, serta lingkungan alam kita. satu persatu yuk kita bahas.
1. lingkungan tempat tinggal kita
ya dengan lingkungan yang perhatian dan saling care akan menghadirkan pribadi yang hangat dan menyukai dengan keharmonisan dan sebaliknya (tidak sepenuhnya benar tetapi relative demikian).
2. budaya
adat suku bahasa serta sistem norma yang berjalan yang telah dipelihara oleh nenek kakek moyang kita selalu diturunkan agar tidak luntur dan dapat mengenal sejatinya kita dari mana dan identitas yang melekat secara nyata dan dengan hal seperti inilah kita secara tidak langsung sudah dikotak-kotakan dengan pengenalan perbedaan perbedaan yang ada antar suku adat bahasa dan budaya. tidak lah salah sebenarnya, bagaimana kita menyikapi saja, ada yang terbuka dan saling bertukar budaya demi kemajuan dan peradaban. tapi tidak sedikit pula yang membuat ketidak adilan serta berat sebelah, antar budaya yang lebih maju akan selalu mendominasi budaya yang lambat. dan selalu ada korban disitu. tetapi terlepas dari hal tersebut budaya yang membentuk kita untuk meneruskan dan mengenalkan darimana kita berasal bukan untuk menyamakan atau memaksakan budaya kita ke orang lain. ingat kita bukan 1 golongan saja tetapi beraneka ragam yang nyata ada.
3. sistem pendidikan
dengan kemajuan peradaban karena budaya, kita mulai belajar dengan pelajaran dasar dan pengembangannya. dalam sistem yang diambil dan menjadi kebijakan inilah kita juga dibentuk. dari apa yang kita dapat disekolah untuk bekal awal menapaki kehidupan demi kehidupan selanjutnya. sistem pendidikan yang hanya mengutamakan nilai baik disetiap pelajaran atau sistem pendidikan yang tujuan dasarnya menemukan potensi individual? jika kita hanya dituntut untuk selalu mendapat nilai baik / memuaskan disemua mata pelajaran niscaya itu akan melemahkan individu individu yang tidak memiliki kemampuan yang memang setingan awal dari pencipta tidak dibuat untuk hal tersebut. berujung kepada depresi, frustasi, tidak percaya diri, introvert, pendiam, penyendiri dan menjadi sorotoan sesuatu yang berkonotasi negatif. tetapi sebaliknya jika individu mampu dalam segala mata pelajaran seakan menjadi kebanggan orangtua dan menganggap masa depan akan sangat cerah. nilai raport / evaluasi anak pada kertas adalah dimasa nya saja berlakunya tidak dengan kehidupan kita yang terus berjalan ini. seperti grafik eksponensial, bisa saja tahapan tahun pendidikan merupakan proses pengembangan yang lambat tetapi selepas dunia pendidikan individu ini bisa menjadi melesat dengan begitu tidak terbatas dengan bisnis / usahanya, who knows? setiap individu memlilki keunikan dan keahlian masing-masing dibidangnya dan harus disesuaikan dengan lingkungan dan tempatnya yang sesuai juga nantinya. jadi menilai individu dari pendidikan saja tidaklah cukup
4. lingkungan alam
aspek geografi juga pembentuk individu yang cukup dominan, karena belahan dunia memang tersebar begitu luas dan dengan keunikan masing masing tempat. ada yang 4 musim, ada yang 2 musim, ada pegunungan dan ada tepi pantai, ada hutan rimba dan ada perkotaan, tetapi alam dengan bijaknya selalu mengikuti cara hidup manusia yang tinggal didalamnya meskipun alam tidak pernah menuntut karena yang awal tercipat adalah alam baru manusia dikemudian. harusnya dan sepatutnya manusia bisa menghargai yang lebih senior menurut saya. karena dari alam kita akan menemukan rahasia dunia lambat atau cepat, alam terlalu banyak menyimpan misteri yang harus dipecahkan umat manunia untuk meniru dan belajar dari yang sudah terjadi. saksi sejarah dimana-mana seharusnya menyadarkan manusia untuk menjadi 1 kesatuan tujuan menjaga alam yang sedari awal indah dan asri untuk kemaslahatan umat manusia. jika tidak kita jaga, anak cucu kita akan hidup seperti apa? bisa membayangkan?