Tanpa kata tanpa suara.
hubungan yang dijalani tidak akan lama menjadi mudah, melainkan sebaliknya.
Bukan sesal, bukan pula kesedihan rasa sayang dan kasih yang telah dipupuk.
Butuh waktu, memang semua ada prosesnya.
Suatu harapan yang besar dari lubuk hati terdalam.
Untukmu, ya untukmu.
Apalah arti aku bila tanpa kamu,
Apalah arti kita bila tanpa percaya,
Proses yang membutuhkan waktu dan tahan uji dari insan yang menjalani
Waktu, ruang dan dimensi yang menjadi penghalang.
Semuanya menjadi rintangan dihadapan mata yang sudah jelas terlihat.
Maukah engkau bersedia disisiku?
Maukah engkau menemani kesendirianku?
Maukah engkau berbagi duniamu yang ceria itu untukku?
Memandang, memeluk, tersenyum dibalik dinding ini.
Bersabarkah kau?
Bersediakah kau?
Dan kuatkah kau disana?
Terlintas, seperti tidak kuat,
Takut engaku lelah dan merasa puas.
Meninggalkan ku berjalan sendiri.
Sang pencipta tahu segala jawaban dan kekwatiran.
Mendekatmu, engkau menjauhiku.
Menyanjungmu, engkau malu denganku.
Memperhatikanmu, engkau menolakku.
Bukan garis hidupku bila ku menyerah.
Sang pengharapanlah yang menguatkan.
Memampukan berdiri dan menatap impianku.
Sangat sangat jauh mimpiku.
Wujud doa tak henti terucap.
Lelah usaha kesabaran yang menyesakkan
Untukmu KELUARGAKU KELAK.
Lihat, sekarang dan tepat waktunya
Air mata yang tak terungkap
Peluh keringat mendera
Angan yang terbayang menyusun doa
Tapak usaha yang tertinggal
Untukmu, keluargaku mendatang...
Ayah ada dibalik dinding ini,
Menegur dan membimbingmu
Hingga kau berhasil menjadi sepertiku
LEARN... to be better!!!
Hope
Labels
- #adinda #rindu #ldr #kangen (1)
- #cerpen #ldr #kisahkasih (1)
- creator (1)
- newbie (1)
- semangat baru (1)
- writer (1)
Jumat, 18 Maret 2016
Kepercayaan
Rabu, 09 Maret 2016
SRIWIJAYA CATERING
Selasa, 08 Maret 2016
Teman, sahabat dan kekasih
Status sosial saat ini, terbagi menjadi beberapa macam hubungan antar 1 i(satu) individu ke individu lainnya. Berikut beberapa macam jenis hubungan berstatus di lingkungan sosial menurut penulis ;
1. Teman
Sewajarnya setiap individu pastilah memiliki teman, baik teman bermain, ngopi, perjalanan, kerja, dan sekolah. Hari sekarang mencari teman bukanlah hal yang susah atau sulit untuk dilakukan. Dengan berbagai media sosial yang telah membawa masyarakat zaman sekarang dipermudah mencari pertemanan. Contoh : facebook, instagram, twitter, whats app, we chat, line, path, dan masih banyak lagi lainnya.
Menurut penulis pertemanan yang terjalin via media sosial inilah tahapan seseorang dengan maksud tertentu untuk berkenalan (bisa dengan sengaja asal kenal) dan dilanjutkan dengan tahapan pencarian informasi - personal data secara apik. Dalam menggunakan medsos ini sebaiknya setiap kita mengetahui pengaturan atau settingan untuk memiliki personal private. Bertujuan untuk menjaga keamanan dan hak perseorangan di dalam kita menggunakan medsos ini.
Teman yang banyak terjadi di medsos juga digunakan sebuah tjngkat jabatan seseorang itu dikenal oleh orang banyak. Sebagai media pamer ketenaran, dengan anggapan banyak teman banyak orang yang peduli dengan diri kita. Tapi yang sebenarnya terjadi tidaklah demikian. Status pertemanan mulai diabaikan, asal pada tambah (add) teman dan menyetujui (confirm) pertemanan tanpa tahu benar orang tersebut dan maksud tujuannya.
Mari instropeksi diri kita sendiri, apakah kita melakukan hal ini untuk menunjang popularitas kita?
2. Sahabat
Bila kita memiliki teman belum tentu semua teman kita adalah sahabat untuk kita, sahabat di sini penulis maksud adalah seseorang yang lebih mengerti diri kita, baik masalah pribadi, masalah keluarga, masalah keuangan, masalah di semua lingkunganan kita. Seorang sahabat menaruh kasih dalam setiap tindakannya, tidak ada maksud jahat sedikitpun untuk diri kita. Hal yang biasa dilakukan oleh sahabat adalah memberikan nasihat, pertimbangan, arahan, masukan dan selalu mau menjadikan diri tempat mencurahkan perasaan (good listener) dan selalu berorientasi positif untuk kebaikan hidup kita. Mulai sekarang lihat sekeliling anda, dimana sahabat sejati anda? Bukan berarti seorang sahabat terlalu nyamannya membuat kita lupa dengan teman, keluarga, pacar, dan lingkungan anda lainnya, kalau memang terjadi demikian mungkin anda perlu memperbaiki diri dan menempatkan semua pada porsi dan tempatnya.
3. Kekasih
Tentu harapan setiap pribadi kita memiliki pasangan dalam hidup. Kekasih hati adalah seseorang yang benar-benar kita kasihi, sayangi dan cintai satu-satunya untuk setiap 1 hati setiap individu tidak lebih (2, 3, 4...dst). Its more than enough. Penulis yakin dna percaya apabila kita sering meninton televisi, film atau drama yang mengangkat tema perselingkuhan merupakan contoh bahwa tokoh utama tidak memiliki iman kepercayaan, harapan dan kasih yangv tulus kepada pasangannya, karena apa? 1 hatinya dipakai untuk banyak hati yang lainnya. Apakah anda mau seperti ini? Tentu tidak bukan? Masalah terkait dengan kekasih hati atau sering kita familier dengan istilah pacar, adalah
a. Kenyamanan
b. Kesetiaan
c. Kesabaran
d. Belas-Balas Asih
e. Kepercayaan
Setiap item di atas harus dipenuhi agar hubungan anda selalu mulus sampai akhir hayat anda.
Hari ini adalah hari bahagia andalah yang menentukan, akan tetapi satu perkara yang harus selalu kita ingat, hukum tabur-tuai. Apa yang kita lakukan dengan rekan teman, sahabat, kekasih anda akan dapat kau petik sendiri buahnya. Lakukan yang terbaik untuk mendapatkan hal yang terbaik. Jangan khianati kepercayaan dan kesempatan yang telah Tuhan berikan untuk setiap kita. Amin.
TUHAN YESUS MEMBERKATI